Resensi Novel

Inevitably in Love



Judul : Inevitably in Love
Pengarang : Cecillia Wang
Penerbit : Bukune
Tahun Terbit : 2017
Ketebalan Buku : 314 halaman


"I want you back, Tavela."
"Then win me back, Marshall."


Dalam novel ini bercerita tentang Tavella dan Marshall. 
Setelah dua tahun berpisah dengan Marshall mantan suami-nya, Tavella dipertemukan kembali dengan pria yang sangat dibencinya dan terpaksa terhubung kembali dalam sebuah proyek. Proyek pembuatan kilang minyak ini melibatkan dua keluarga mantan suami istri tersebut. Pertemuan yang terjadi setelah dua tahun lamanya ini menimbulkan pertanyaan di benak hati Tavella, apakah dia memiliki perasaan kepada mantan suami-nya? Ya tentu saja.

Alur yang dibuat oleh penulis membuat pembaca penasaran, bagaimana konflik yang terjadi dimulai. Awal mula pernikahan mereka yang didasarkan pada keinginan keluarga mereka berdua dan tiba-tiba badai datang yang membuat Tavella terpaksa menceraikan suami-nya. Hal itu tentu saja bukan keinginan Tavella tetapi karena janjinya kepada sahabatnya, Alia.

Proyek pembuatan kilang minyak ini, membuat Tavella terpaksa bertemu dengan mantan suami-nya kembali yang sudah berstatus tunangan dengan Alia. Berbagai cara telah Tavella lakukan agar proyek ini tidak berlanjut. Namun, Marshall dengan sabar menghadapi mantan istri-nya tersebut sampai akhirnya waktulah yang menyadarkan mereka.  

Karakter Tavella yang egois dan keras kepala dan Marshall yaang tidak peka membuat cerita semakin menarik. Marshall tipikal yang berusaha tidak peduli, tetapi tidak mampu menutupi ketidakpeduliannya pada mantan istri-nya.

Perceraian mereka mungkin memang seharusnya terjadi untuk mendewasakan mereka dan menyadarkan mereka satu sama lain. Walaupun dari awal Tavella memang sudah mulai mencintai mantan suami-nya. Seperti hal kecil yang selalu Tavella lakukan yaitu menunggu Marshall pulang dan menyambutnya. Dan satu hal yang menarik yaitu design cover. Design yang elegan dengan gambar dua kancing dan kalimat "waktu, mendewasakan cinta". Tentunya ada cerita dibalik kancing tersebut, yang membuat Tavella pantas di perjuangkan cintanya oleh seorang Marshall.  

Comments

Popular posts from this blog

Bentuk Koperasi, Hirarki Tanggung Jawab, dan Pola Manajemen dari Koperasi

Tak Berjudul

Analisis Iklan